Skip to content

MAJUKAN INDONESIA DENGAN SASTRA

October 16, 2010

Artikel ini saya tulis sebagi bukti kecintaan saya pada bangsa Indonesia, bangsa yang sudah terlalu lama di tipu oleh anak-anak bangsanya sendiri, tetapi ia tetap teguh berdiri menjadi bangsa besar, walaupun sebatas besar dari segi territorial. Bangsa yang besar ini, menjadi kerdil, kerdil di mata tetangga, kerdil di mata dunia, dan yang paling parah kerdil di mata Tuhan.

Bangsa yang besar ini akan selalu kerdil dan akan terus kerdil, jika anak-anak bangsanya terus menipunya. Mungkin memang itulah kebisaan mereka. Tragis memang tragis, tetapi itulah kenyataan yang tidak boleh kita terima.

Indonesia adalah suatu bangsa yang mengangkat nilai-nilai ketuhanan dan moralitas dalam idiologinya, tetapi nyatanya idiologi hanya sebatas idiologi. Indonesia adalah bangsa sebagai pemeluk agama Islam terbesar sejagat, agama pengetahuan yang mengajarkan kemajuan, agama cinta dan perdamaian yang mengajarkan kasih sayang. Tetapi, mengapa yang buta huruf justru orang indonesia yang beragama islam, mengapa yang anarkis dan membunuh justru orang indonesia yang beragama islam? Tragis memang tragis, tetapi itulah kenyataan yang tidak boleh kita terima.

Apa sebenarnya yang terjadi pada bangsa kita yang tercinta ini? Bagaimana cara yang mesti ditempuh untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada bangsa kita yang tercinta ini? Banyak orang yang berkata “ benahilah perekonomian, lapangan kerja mesti diperluas!”, benarkah permasalahannya pada perekonomian? Ada pula yang berkata “ benahilah pendidikan, gratiskan biaya pendidikan dan mantapkan sarana dan prasarana pada sekolahan” benarkah permasalahannya pada pendidikan?

Tidak bisa dipungkiri kemiskinan dan lemahnya pendidikan di negri kita ini bisa jadi biang keladi atas permasalahan yang terjadi pada bangsa kita ini. Namun, memajukan dua hal ini menurut saya tidak akan memberikan jaminan dalam mengatasi permasalahan yang terjadi sekarang ini, kecuali pada keduanya disisipi yang namanya sastra. Bangsa kita ini mesti diajari sastra. Karna sastra adalah kejujuran, sastra adalah cinta, sastra adalah perdamain, sastra adalah keindahan, sastra adalah ketulusan, sastra adalah pendidikan, sastra adalah moral, dan sastra adalah Islam.

Berikan saja bangsa indonesia kekayaan, maka mereka akan rakus tanpa sastra. Cerdaskanlah mereka, maka mereka akan menjadi licik tanpa sastra. Dengan sastra, yang kaya akan mengkayakan yang lain, dan yang cerdas akan mencerdaskan yang lain, dan bahkan yang mencinta pun akan  dicintai. Jadi majukanlah sastra, maka kita akan maju.

 

 

From → artikel

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: