Skip to content

FONOLOGI PADA SURAT AN-NAAS DAN EFEK YANG DITIMBULKANNYA

August 4, 2012

ö@è% èŒqããr& Éb>tÎ/ Ĩ$¨Y9$# ÇÊÈ Å7Î=tB Ĩ$¨Y9$# ÇËÈ Ïm»s9Î) Ĩ$¨Y9$# ÇÌÈ `ÏB Ìhx© Ĩ#uqó™uqø9$# Ĩ$¨Ysƒø:$# ÇÍÈ “Ï%©!$# â¨Èqó™uqム†Îû ͑r߉߹ ÄZ$¨Y9$# ÇÎÈ z`ÏB Ïp¨YÉfø9$# Ĩ$¨Y9$#ur ÇÏÈ

“1.Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 2.  Raja manusia. 3.  Sembahan manusia. 4.  Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, 5.  Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. 6.  Dari (golongan) jin dan manusia.”

 

Fonologi adalah bidang liguistik yang menyelidiki bunyi-bunyi bahasa menurut fungsinya ( kridalaksana, 1983;45 ). Bunyi-bunyi bahasa pada dasarnya terbagi menjadi dua; konsonan dan vocal. Kononan adalah bunyi bahasa yang dihasilkan dengan dengan menghambat aliran udara pada salah satu satu tempat di saluran suara di atas glottis [misalnya: b, c dan d]. vocal adalah bunyi bahasa yabg dihasilkan dengan getaran pita suara, dan tanpa penyempitan dalam saluran suara di atas glottis [misalnya: a,e,I,o,u] (kridalaksana, 1983:97 dan 177).

Dalam buku Syihabudin Qalyubi yang berjudul Stilistika al-Qur’an, sedikitnya ada dua efek yang ditimbulkan penelitian terhadap hubungan fonologi yaitu; pertama, efek fonologi terhadap keserasian. Kedua, efek fonologi terhadap makna.

Pada makalah ini, penulis akan menjelaskan fonologi surat an-naas dan efek fonologinya terhadap keserasian dan terhadap makna.

 

  1. 1.      Efek Fonologi Terhadap Keserasian pada Surat An-Naas

 

Surat an-naas merupakan salah satu surat yang memiliki fonologi yang indah sebab surat ini memiliki rima yang enak untuk didengar. Hal ini tidak terlepas dari pemilihan huruf dalam al-Qur’an dan penggabungan antara konsonan dengan vocal yang sangat serasi sekali sehingga memudahkan dalam pengucapan.

 

Menurut az-Zarqani ( dalam Qalyubi, 1997; 39 ) yang dimaksud dengan keserasian dalam tata bunyi al-Qur’an adalah keserasian dalam pengaturan harakoh [tanda baca yang menimbulkan bunyi a,i,dan u], sukun [tanda baca “mati”], madd [tanda baca yang menimbulkan bunyi panjang], dan gunnah [nasal] sehingga enak untuk didengar dan diresapkan.

 

Keserasian bunyi al-Qur’an ini sebenarnya dapat dirasakan tatkala kita mendengarkan al-Qur’an, surah dan ayat mana saja, yang dibaca dengan baik dan benar. Akan terdengar suatu irama, nada music mengalun yang sangat mengagumkan. Perpindahan dari satu nada ke nada lainnya bervariasi, sehingga warna music yang ditimbulkannya pun sangat beragam. Itu semua adalah efek dari permainan huruf konsonan dan vocal yang ditopang oleh pengaturan harakah, sukun, madd, dan gunnah.

Pengulangan bunyi lafal yang sama dalam surat an-naas yaitu kata  Ä¨$¨Y9$# pada tiap akhir ayat merupakan keserasian fonologi yang sangat indah. Semua kata ¨$¨Y9$#pada akhir ayat surat an-naas menggunakan pengaturan mad.

 

  1. 2.      Efek Fonologi Terhadap Makna pada Surat An-Naas

Jika kita perhatikan, bunyi atau rima surat an-naas terdengar seperti bisikan, hal ini disebabkan rima surat an-naas berakhiran huruf sin yang kasrah’. Selain bunyi, bisikan pada surat an-naas akan terasa dari maknanya. Surat ini berisi perintah Tuhan ( Allah SWT) kepada manusia untuk berlindung hanya kepada-Nya.

Suasana yang ditimbulkan oleh fonologi yang terdapat pada surat an-naas ini akan lebih terasa tatkala kita mendengarkan dan memahami makna pada surat an-naas ini. Pada ayat ke-4 yang berbunyi:

`ÏB Ìhx© Ĩ#uqó™uqø9$# Ĩ$¨Ysƒø:$# ÇÍÈ

Ayat diatas jika diterjemahkan ‘.  Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,’  menunjukkan bahwa memang suasana yang ditimbulkan pada ayat ini merupakan suasana yang sunyi sepi. Pada keadaan ini di suasana yang sunyi dan sepi maka nada yang ditimbulkan akan rendah dan datar.

Nada rendah dan teratur pada surat an-naas tidak terlepas dari pemilihan huruf dan kata ( diksi ).  Rima pada surat an-nass yang berakhiran huruf sin yang kasrah memberikan efek fonologis yang sangat terasa. Bunyi sin yang seperti desiran akan terasa bisikan-bisikan yang kuat.kita perhatikan ayat berikut ini:

“Ï%©!$# â¨Èqó™uqム†Îû ͑r߉߹ ÄZ$¨Y9$# ÇÎÈ

“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Ayat ke-5 surat an-naas diatas, adalah bukti bagaimana efek fonologi yang ditimbulkan oleh huruf sin sangat terasa. Suasana sunyi dengan bisikan telah ditimbulkan oleh fonologi surat an-naas ini.

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: